Karies gigi sebagai keruskan jaringan keras yang terlokalisasi pada area spesifik di permukaan gigi. Karies gigi berdampak negative pada hampir semua kelompok umur. Data survey anak-anak berusia 4-12 tahun menunjukkan jumlah karies tertinggi dan diikuti remaja dan dewasa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Pre Test dan Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah Kelas 3 sampai dengan 5 SD Negeri 03 Muaradua berjumlah 91 siswa/i.Nilai mean pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan (pre test) adalah 7.44. Pada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 15.20. Hasil uji statistik paired t test didapatkan p-value 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa antara sebelum diberikan penyuluhan (pre test) dan setelah diberikan penyuluhan (post test).Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di SD N 03 Muaradua wilayah kerja UPT Puskesmas Muaradua tahun 2022 dengan hasil statistic paired t-testp value 0,000.
Copyrights © 2022