Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris variabel locus of control, turnover intention, kinerja dan komitmen organisasi yang secara langsung mempengaruhi penerimaan penyimpangan perilaku dalam audit. Responden dalam penelitian ini adalah para auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik berafiliasi di DKI Jakarta. Data primer dikumpulkan dengan metode survey dan menggunakan kuesioner. Penentuan sampel dilakukan dengan convenience sampling. Diperoleh sebanyak 72 responden yang dapat dijadikan sampel dari 8 Kantor Akuntan Publik (KAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga variabel yaitu locus of control,turnover intention dan komitmen organisasi secara langsung berpengaruh signifikan ke arah positif terhadap penerimaan penyimpangan perilaku dalam audit sedangkan variabel kinerja tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan penyimpangan perilaku dalam audit
Copyrights © 2017