Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala macam kegiatan yang bertujuan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Metanol merupakan bagian penting dalam roadmap Indonesia 4.0 karena perannya sebagai bahan baku utama dalam industri kimia dan energi. Dengan cadangan gas alam yang melimpah, Indonesia memiliki potensi untuk memproduksi metanol secara lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan dengan batu bara, sejalan dengan proyeksi surplus gas alam di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin terjadi selama proses produksi serta merancang langkah-langkah mitigasi risiko yang efektif dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lokasi kerja, analisis dokumen terkait standar keselamatan, serta studi literatur mengenai risiko di industri metanol. Data dianalisis menggunakan matriks risiko untuk menilai tingkat probabilitas dan konsekuensi dari setiap bahaya yang teridentifikasi, sehingga dapat ditentukan langkah pengendalian yang sesuai dengan hierarki pengendalian risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan metode HIRA secara efektif dapat mengidentifikasi potensi bahaya, mengurangi risiko kecelakaan kerja, serta meningkatkan keselamatan dan efisiensi dalam proses produksi metanol dari gas alam.
Copyrights © 2025