Indonesia menghadapi tantangan serius terkait impor sampah plastik yang dapat merusak lingkungan dan kesehatan publik yang memerlukan solusi dengan berbagai pendekatan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi peran aktivisme digital dalam mengatasi masalah ini. kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara sera analisis media sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa gerakan #StopImporSampahPlastik yang dipimpin oleh aktivis muda Aeshnina Azzahra Aqilani telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dan memengaruhi perubahan perilaku serta kebijakan terkait impor sampah. Aktivisme digital memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif dengan dampak global. Diperlukan lebih banyak dukungan dan sumber daya aktivisme digital dan offline dalam mengatasi masalah impor sampah plastik di Indonesia. Media dapat memainkan peran penting dalam menyebarkan kesadaran dan informasi tentang bahaya impor sampah plastik serta pentingnya pengelolaan sampah yang tepat. Penguatan tekanan pada pemerintah agar mengambil tindakan lebih tegas terkait regulasi impor sampah plastik juga perlu dilakukan. Dukungan publik yang kuat akan mempercepat perubahan kebijakan, media sosial dapat digunakan untuk menyebarkan informasi ini lebih luas.
Copyrights © 2025