Latar belakang : Menurut Word Health Organization (WHO) tahun 2018 angka kejadian mual muntah pada ibu hamil mencapai 14,5%, sedangkan menurut data di Jawa Barat sebesar 13% ibu hamil yang mengalami mual muntah. Mual muntah atau emesis gravidarum adalah keluhan yang kerap dialami oleh ibu hamil trimester pertama karena adanya peningkatan hadar progesterone, estrogen dan HCG. Terdapat dua acara yang sering digunakan untuk penanganan mual muntah, yaitu secara farmakologi dan non farmakologi salah satunya dengan pemberian inhalasi aromaterapi. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui perbedaan derajat mual muntah ibu hamil trimester pertama dengan inhalasi aromaterapi lemon. Metode : Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Pre ekseperimen dengan pendekatan group pretest postest. Pengambilan sampling dilakukan dengan tehnik random sampling instrument yang digunakan adalah kuesioner PUQE dengan uji Unpaired t test. Hasil : Rerata derajat mual muntah sebelum diberikan inhalasi aromaterapi lemon adalah 19,13 sedangkan sesudah diberikan inhalasi aromaterapi lemon turun menjadi 7,48, dimana terdapat perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan P Value 0,0000 < 0,005. Simpulan : Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian inhalasi aroma terapi lemon
Copyrights © 2025