Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi dan insentif kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi yang berjumlah 23 orang pegawai. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil seluruh item menunjukkan valid dan memiliki koefisien Cronbach’s Alpha di atas 0,90, menandakan tingkat reliabilitas yang sangat tinggi. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (β = 0,600, p < 0,05), begitu pula dengan insentif kerja (β = 0,424, p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,732 mengindikasikan bahwa 73,2% variasi dalam kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh variabel kompetensi dan insentif kerja secara simultan. Uji F juga menunjukkan hasil signifikan (Fhitung = 31,080; sig. = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi dan insentif kerja secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi pegawai dan sistem insentif yang adil serta memotivasi untuk meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
Copyrights © 2024