Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada topik magnet di kelas V SDN Gayamsari 01. Isu yang diangkat adalah lemahnya kemampuan kritis mahasiswa dalam memahami konsep keilmuan, khususnya pada topik magnet. Oleh karena itu, penelitian ini menerapkan model PBL dengan pendekatan TaRL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan dengan desain pretest-posttest. Penelitian ini melibatkan 26 siswa kelas V yang menerima perawatan melalui penerapan model PBL dengan TaRL. Sebelum dan sesudah implementasi, siswa diberikan tes untuk mengevaluasi kemampuan berpikir kritis mereka, yang mencakup aspek analisis serta evaluasi. Abstrak ditulis maksimal 250 kata yang menggambarkan masalah,tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang diperoleh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang signifikan setelah penerapan model PBL dengan pendekatan TaRL. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji t sampel berpasangan, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest siswa. Selain itu, hasil tes n-gain menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa telah meningkat dengan kategori moderat, dengan skor n-gain rata-rata 0,3482. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan TaRL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada topik magnet kelas V SDN Gayamsari 01. Penelitian ini merekomendasikan agar model pembelajaran ini diterapkan secara lebih luas dalam situasi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2025