Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat penambahan sukun pada abon ikan tongkol yang paling disukai panelis berdasarkan karakteristik organoleptik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2024 di Laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Pengujian proksimat dan kadar serat kasar dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan 4 perlakuan penambahan sukun sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan 20 orang panelis semi terlatih sebagai ulangannya. Parameter yang diamati adalah tingkat kesukaan berdasarkan karakteristik organoleptik (kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa), uji proksimat (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat) dan kadar serat kasar. Data yang dihasilkan dari uji hedonik dianalisis menggunakan uji Friedman dan untuk menentukan karakteristik yang paling penting menggunakan uji Bayes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sukun sebesar 10% menghasilkan abon ikan tongkol yang paling disukai panelis dibandingkan perlakuan lainnya dengan nilai rata-rata kriteria kenampakan 7,4; aroma 6; tekstur 8,4; dan rasa 6,7. Hasil uji proksimat dan kadar serat kasar yang dihasilkan yaitu kadar air 11,65%, kadar abu 4,26%, kadar protein 26,99%, kadar lemak 9,58%, kadar karbohidrat 42,69%, dan kadar serat kasar 4,68%.
Copyrights © 2024