Pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana konsep absurditas manusia dalam pandangan filsafat eksistensialisme Albert Camus? Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan pendekatan filosofis. Selanjutnya metode analisis data yang dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: metode deskriptif, content analisis, dan metode interpretasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Camus menganggap manusia itu absurd, kehidupan ini tidak jelas, tidak ada tujuan dalam kehidupan. Bagi Camus, absurditas itu adanya ketidakpastian antara pikiran manusia dan realitas, manusia selalu memikirkan konsep kehidupan tetapi konsep ini tidak sesuai dengan realitas di luar. Perasaan absurd muncul karena manusia mencari pemahaman yang lengkap mengenai dunia yang tidak dapat dipahami. Manusia merindukan kebenaran universal sedangkan dunia hanya misteri, sehingga Camus menganggap kehidupan ini absurditas. Menurut Camus, kita tidak boleh lari dari kehidupan absurd tersebut, sebab lari dalam kehidupan adalah pecundang. Baginya kehidupan yang absurd harus dilawan dengan memaknai kehidupan sendiri dan melakukan pemberontakan. Penulis mengharapkan dengan penelitian ini dapat menambah wawasan dan memperluas wacana mengenai makna kehidupan dan absurditas manusia.
Copyrights © 2024