Industri tahu Dusun Purwogondo menghasilkan limbah utama ampas tahu yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga ampas tahu masih memiliki nilai yang rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk merevitalisasi limbah ampas tahu melalui inovasi produk kerupuk sebagai bentuk diversifikasi produk UMKM lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi survei lapangan, uji coba, pelatihan produksi, sosialisasi, pemasaran, dan evaluasi. Metode tersebut dilaksanakan selama lima bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa inovasi kerupuk ampas tahu mampu meningkatkan nilai ekonomis limbah, melibatkan ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha baru, serta menciptakan produk camilan yang layak jual. Pelatihan diberikan secara praktis mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan, disertai uji coba untuk mendapatkan resep terbaik. Tim juga menjalin kemitraan dengan toko oleh-oleh dan toko kelontong guna memperluas jaringan pemasaran. Kegiatan ini berhasil mendorong peningkatan keterampilan masyarakat, mendukung pemberdayaan UMKM, serta mempromosikan praktik pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal dapat menjadi model pemberdayaan yang replikatif di wilayah lain.
Copyrights © 2025