Era digital telah menghadirkan algoritma sebagai elemen kunci dalam distribusi informasi, yang secara signifikan memengaruhi pola konsumsi dan preferensi pengguna. Artikel ini mengeksplorasi efek polarisasi yang ditimbulkan oleh algoritma media melalui lensa teori kekuasaan dan pengetahuan Michel Foucault. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis wacana, artikel ini menganalisis peran algoritma dalam membentuk opini publik dan preferensi informasi melalui mekanisme seleksi dan rekomendasi konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma berfungsi sebagai alat kekuasaan modern yang membentuk rezim kebenaran, menciptakan dominasi baru atas produksi dan kontrol pengetahuan. Perspektif Foucault membantu mengungkap bagaimana kekuasaan algoritmik memperkuat polarisasi informasi dan mengubah dinamika hubungan manusia dengan pengetahuan. Penelitian ini menawarkan wawasan kritis terhadap pengaruh algoritma dalam kehidupan sosial kontemporer dan relevansinya dengan konsep panoptikon digital.
Copyrights © 2025