Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah teknologi HRM, pelatihan kerja, dan pemberian insentif berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Barat yang berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan teknologi HRM secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pelatihan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pemberian insentif secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan teknologi HRM, pelatihan kerja, dan pemberian insentif secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R square sebesar 0,521 (52,1%). Maka dapat disimpulkan sebesar 52,1% kinerja pegawai dipengaruhi oleh teknologi HRM, pealtihan kerja, dan pemberian insentif, sisanya 100%-52,1% = 47,9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025