Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kemiskinan, penanaman modal dalam negeri, dan indeks pembangunan manusia terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di enam provinsi Pulau Jawa selama periode 2013–2023. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik, dianalisis menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model berdasarkan hasil uji Chow dan Hausman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Secara parsial, indeks pembangunan manusia (IPM) dan kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, sementara penanaman modal dalam negeri memiliki pengaruh signifikan namun negatif. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,297606 menunjukkan bahwa variabel kemiskinan, penanaman modal dalam negeri, dan IPM menjelaskan PDRB sebesar 29,76%. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Copyrights © 2025