Industri pakaian di Indonesia semakin kompetitif, menuntut merek seperti Erigo untuk membangun strategi yang efektif dalam mempertahankan loyalitas konsumen. Salah satu faktor utama yang memengaruhi loyalitas dan keputusan pembelian kembali adalah citra merek yang kuat serta peran brand ambassador yang relevan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam memahami sejauh mana kedua faktor ini dapat meningkatkan retensi konsumen dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh citra merek dan brand ambassador terhadap loyalitas konsumen dengan fokus pada keputusan pembelian kembali. Citra merek yang kuat dan brand ambassador yang efektif telah diakui secara luas sebagai faktor kunci dalam mempengaruhi prefernsi konsumen dan keputusan pembelian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dalam bentuk kuisioner digital terhadap 200 responden dari seluruh konsumen Erigo Apparel serta analisis konten terhadap kampanye branding dan promosi yang melibatkan brand ambassador. Temuan menunjukan bahwa citra merek dan brand ambassador mempengaruhi pembelian kembali dan citra merek dan brand ambassador tidak mempengaruhi secara langsung terhadap loyalitas konsumen, tetapi harus melalui variabel intervening. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya perusahaan untuk secara strategis memilih brand ambassador yang sesuai dengan nilai merek dan preferensi konsumennya. Dengan strategi yang tepat, Erigo dapat memperkuat hubungan emosional dengan konsumen, meningkatkan loyalitas, dan memperluas pangsa pasar melalui pembelian kembali yang lebih tinggi. Penelitian ini juga menekankan perlunya penyesuaian strategi branding secara dinamis agar tetap relevan di tengah perubahan preferensi konsumen. Dengan demikian, kolaborasi yang efektif antara citra merek yang kuat dan brand ambassador yang tepat dapat menjadi strategi yang berkelanjutan dalam mempertahankan daya saing di industri pakaian.
Copyrights © 2025