Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Pratama Kecamatan Manggelewa. Penelitian kuantitatif, dengan populasi 50 pegawai sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh, dan data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian secara parsial, variabel pelatihan SDM tidak pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Namun, variabel pengembangan SDM terbukti berpengaruh secara signifikan dan positif. Lebih lanjut, hasil uji simultan menegaskan bahwa pelatihan dan pengembangan SDM secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menggarisbawahi bahwa sementara pelatihan saja tidak cukup, kombinasi strategis dengan program pengembangan jangka panjang menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan kinerja. Kata Kunci: Pelatihan, pengembangan SDM, kinerja.
Copyrights © 2025