Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat produktivitas kegiatan muat batubara dengan metode Ship to Ship (STS) pada kapal-kapal yang diageni oleh PT. Adhika Samudera Jaya Cabang Banjarmasin. Kegiatan muat batubara secara STS merupakan salah satu metode efisien dalam distribusi komoditas tambang, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor operasional, teknis, dan cuaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif untuk mengevaluasi produktivitas berdasarkan indikator waktu operasi, volume muatan, frekuensi kegiatan, serta hambatan yang dihadapi selama proses muat. Data dikumpulkan dari laporan kegiatan Ship to Ship selama satu tahun terakhir, wawancara dengan pihak operasional, dan observasi langsung di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa produktivitas muat batubara dipengaruhi oleh kesiapan peralatan, koordinasi antar kapal, serta faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan pasang surut. Rata-rata produktivitas mencapai 200-500 ton/jam dengan menggunakan Ship Crane, jika menggunakan Conveyor mencapai 400-800 ton/jam, dengan beberapa kegiatan mengalami penurunan akibat gangguan teknis atau keterlambatan izin. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional muat batubara ke depannya.
Copyrights © 2025