Riset ini menganalisis secara komprehensif hubungan dinamis antara teologi, agama, etika, dan filsafat. Meskipun masing-masing merupakan disiplin yang berbeda, interaksi mereka telah membentuk peradaban dan pemikiran manusia secara signifikan. Penelitian ini berargumen bahwa teologi berfungsi sebagai refleksi sistematis dan interpretasi doktrinal atas pengalaman serta keyakinan agama, memberikan kerangka konseptual bagi praktik spiritual dan narasi sakral. Lebih lanjut, studi ini mengkaji peran krusial filsafat dalam membentuk dan mengkritisi pemikiran teologis, dari perumusan argumen metafisika tentang keberadaan dan sifat Tuhan, hingga tantangan epistemologis terhadap pengetahuan keagamaan. Akhirnya, riset ini mengeksplorasi bagaimana teologi dan filsafat secara kolektif memengaruhi dan dipengaruhi oleh etika, menyediakan dasar normatif untuk moralitas, perilaku sosial, dan keadilan, baik dalam konteks wahyu maupun rasionalitas. Dengan menguraikan benang merah yang mengikat keempat ranah ini, penelitian ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman kita tentang kompleksitas, sinergi, dan ketegangan yang ada dalam upaya manusia memahami realitas, nilai, dan tujuan eksistensinya.
Copyrights © 2025