Peningkatan efektivitas peralatan produksi merupakan tantangan utama dalam industri manufaktur, khususnya pada sektor Non-Metallic Mineral Product seperti paving block yang menuntut konsistensi kualitas dan ketepatan waktu. Mesin press sebagai inti proses pembentukan produk kerap menjadi titik kritis yang menentukan keberhasilan output. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja mesin press paving block di PT XYZ melalui pendekatan terintegrasi Total Productive Maintenance (TPM), pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE), identifikasi Six Big Losses, serta analisis potensi kegagalan menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai OEE masih berada di bawah standar industri, dengan kerugian terbesar berasal dari Reduced Speed Losses dan Setup and Adjustment Losses. FMEA mengidentifikasi komponen-komponen kunci yang memengaruhi keandalan sistem, terutama pada unit penggerak dan sistem hidrolik yang memiliki nilai RPN tertinggi. Rendahnya efektivitas disertai gangguan operasional yang berulang mengindikasikan kelemahan sistem pemeliharaan yang masih reaktif serta kurangnya integrasi prosedur standar. Oleh karena itu, implementasi TPM secara menyeluruh dengan fokus pada penjadwalan perawatan, penyusunan standar setup, serta pelibatan aktif operator dalam pemeliharaan mandiri sangat disarankan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan mesin, mengurangi pemborosan produksi, dan mendorong pencapaian efektivitas sistem secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025