Salah satu penyebab rendahnya kualitas biji kopi hasil olahan petani adalah penggunaan alat pemanas manual seperti wajan tanah liat atau logam, yang menghasilkan panas tidak merata. Hal ini menyulitkan pencapaian kematangan dan warna kopi yang seragam karena biji harus terus diaduk, dan suhu tidak dapat dikontrol, sehingga biji mudah gosong. Oleh karena itu diperlukan alat dengan sistem pemantauan suhu dan distribusi panas yang dilengkapi kontrol otomatis untuk menghasilkan kopi sangrai yang berkualitas. Hingga kini, proses pemanasan kopi oleh masyarakat masih banyak menggunakan metode tradisional, yang memakan waktu lama, mengandalkan kayu bakar, dan tenaga manusia.
Copyrights © 2025