Realisasi penerimaan pajak yang tidak konsisten menunjukkan bahwasanya tingkat pemenuhan wajib pajak masih rendah. Penelitian ini bertujukan guna mengetahui bagaimana perilaku kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dipengaruhi oleh modernisasi sistem administrasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan. Di Kabupaten Majenang, penelitian ini dilakukan dengan menerapkan desain penelitian kuantitatif. Kuesioner diterapkan untuk mengumpulkan data dari 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Modernisasi sistem administrasi perpajakan, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan yang berhubungan dengan pemenuhan wajib pajak merupakan salah satu variabel yang diteliti. Regresi linier berganda diterapkan untuk menganalisis data setelah dilakukan uji validitas data dan asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian, kepatuhan wajib pajak meningkat secara signifikan oleh pengetahuan perpajakan dan sanksi perpajakan, namun tidak signifikan oleh modernisasi sistem administrasi perpajakan. Ketiga faktor tersebut secara bersama-sama memberikan 79,9% varians memenuhi wajib pajak. Hasil penelitian ini dapat membantu membentuk peraturan perpajakan yang akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak UMKM.
Copyrights © 2025