Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Hipotesis yang diuji adalah: (1) Besaran pengaruh penyederhanaan struktur organisasi terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi jumlah level organisasi, waktu pengambilan keputusan, rasio karyawan terhadap output/tugas, dan pemenuhan tujuan organisasi. (2) Besaran pengaruh disiplin kerja terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi persyaratan waktu, kepatuhan terhadap atasan, dan ketaatan terhadap tata tertib organisasi. (3) Besaran pengaruh penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ditentukan oleh dimensi-dimensi kemampuan menyesuaikan diri, kepuasan kerja, pengetahuan tentang pekerjaan, prestasi kerja, dan ketepatan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan paradigma penelitian positivisme. Sampel diambil dengan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data penelitian untuk variabel penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja serta efektivitas kerja pegawai menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan, sebagai berikut: Pertama, penyederhanaan struktur organisasi berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,764 dan koefisien determinasi sebesar 58,3%. Kedua, disiplin kerja berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,742 dan koefisien determinasi sebesar 55,0%. Ketiga, penyederhanaan struktur organisasi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh kuat dan signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan koefisien korelasi sebesar 0,794 dan koefisien determinasi sebesar 63,0%.
Copyrights © 2024