Latar Belakang: Praktik tax avoidance akan mengganggu persaingan pasar sebab lebih cenderung memberikan keuntungan tidak adil pada perusahaan multinasional. Berbagai faktor menjadi pertimbangan dalam melakukan penghindaran pajak, yaitu kinerja perusahaan, good corporate governance, ukuran perusahaan dan kompensasi rugi fiskal.Tujuan: Studi dilakukan untuk menyelidiki dampak return on asset, leverage, kompensasi rugi fiskal, ukuran perusahaan, serta good corporate governance yang baik sebagaimana diukur oleh dewan komisaris dan kepemilikan institusional pada tax avoidance di perusahaan sektor manufaktur food and bevarage (F&B) periode 2021-2023.Metode Penelitian: Penelitian metode kuantitatif dan sumber data sekunder bersumber dari laporan keuangan. Pengambilan sampel secara purposif digunakan dalam dalam pendekatan sampel penelitian yang menghasilkan 45 data dianalisis dengan alat bantu SPSS.Hasil Penelitian: Temuan memperlihatkan bahwasanya tax avoidance mendapat pengaruh negatif signifikan dari ROA, leverage, kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan kompensasi rugi fiskal. Tax avoidance tidak mendapat pengaruh signifikan dari dewan komisaris. Di lain sisi, tax avoidance secara signifikan mendapat pengaruh dari semua variabel independen pada saat yang bersamaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Perbedaan penelitian ini terletak pada objek dan rentang waktu yang digunakan yaitu perusahaan manufaktur sub sektor F&B tahun 2021-2023.
Copyrights © 2025