Kajian penelitian ini bertujuan menganalisis refleksi filsafat Jawa "Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah" dalam praktik akuntansi pada Koperasi Perserikatan Peternak Kambing dan Domba Yogyakarta (PPKDY) perspektif etnografi. Sebuah koperasi produsen yang berhasil meraih Juara 1 se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Berawal dari interaksi para peternak domba dan kambing yang kebetulan mayoritas orang-orang Jawa yang telah bersepakat menjalankan Falsafah Jawa sebagai ketaatan nasehat nenek moyang. Koperasi PPKDY mengintegrasikan nilai Filsafat Jawa dalam menjalankan praktik akuntansinya. Peran koperasi PPKDY mendorong perkembangan agribisnis regional serta ketahanan pangan, dengan konteks bentuk pengelolaan peternakan terintegrasi menjadi bahan evaluasi Menteri Pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kerukunan dan harmoni yang terkandung dalam Falsafah Jawa secara signifikan mempengaruhi cara pengurus dan anggota koperasi dalam menyusun, mencatat, serta melaporkan aktivitas keuangannya. Praktik akuntansi pada Koperasi PPKDY terbukti tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan tanggung jawab kolektif di antara anggotanya.
Copyrights © 2025