Abstrak: Penerapan sistem di dalam organisasi pemerintahan untuk mendukung informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen dalam rangka mengambil keputusan. Intinya suatu alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pemerintah dalam memberikan informasi keuangan sebagai bagian dari sistem informasi manajemen pemerintah daerah, sehingga dalam penelitian ini memfokuskan peran Sistem Informasi Daerah terhadap organisasi pemerintah adalah bagaimana SI tersebut suskses diterapkan dalam pelaksanaannya.Penelitian ini bertujuan mengevaluasi apakah SI dapat dikatakan berhasil atau sukses dan mempunyai dampak positif terhadap Kepuasan pemakaidan berdampak terhadap individu dengan menggunakan Model DeLone dan McLean (1992).Penelitian ini menggunakan bentuk Analisis jalur. Dengan metode penentuan sampel yaitu purposive random sampling yang merupakan metode penarikan sampel yang didasarkan pada kriteria tertentu. Sedangkan dalam melakukan pengujian validitas dan reliabilitas atas hasil pengujian pendahuluan, dilakukan dengan program Warp PLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima hipotesis yang dibangun didalam peneltian ini ada empat hipotesis yang dapat diterima yaitu (1) Kualitas system berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pemakai. (2) Kualitas Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pemakai; (3) Kualitas informasi berpengaruh langsung dan tidak langsung secara positif signifikan terhadap Dampak Individu; (4) Kepuasan pemakai berpengaruh positif signifikan terhadap Dampak Individu.Sedangkan satu hipotesis ditolak yaitu Kualitas Sistember pengaruh tidak signifikan secara langsung maupun tidak langsung terhadap Dampak Individu.Kualitas sIstem, oleh para pegawai tidak memberikan efek motivasi karena mereka lebih mentiberatkan pada kualitas informasi yang dihasilkan tanpa melihat bentuk dari kualitas system yang ada.Kata kunci : Sistem Informasi Daerah (SI), Model kesuksesan DeLone dan McLean, Dampak Individu, Kepuasan pemakai
Copyrights © 2017