Socio Religia
Vol. 5 No. 2 (2024): Socio Religia

Hubungan Antara Adversity Quotient Dengan Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Yuliandri, Gelvin Tri (Unknown)
Pismawenzi, Pismawenzi (Unknown)
Khair, Nurul Fadhilah (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2024

Abstract

Proses penyelesaian skripsi membuat mahasiswa menghadapi berbagai hambatan atau kesulitan, yang menyebabkan mereka memiliki rasa takut bertemu dengan dosen pembimbing yang berdampak terhadap penurunan psychological well-being. Berbeda dengan mahasiswa yang memilik adversity quotient yang baik. Mahasiswa yang memiliki adversity quotient tinggi akan memiliki kemampuan untuk bertahan dan terus berjuang dalam menyelesaikan skripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan skala adversity quotient dan skala psychological well-being. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 292 mahasiswa akhir fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang, yang dipilih melalui teknik simple random sampling sejumlah 166 mahasiswa. Berdasarkan hasil kategorisasi didapatkan hasil bahwa kategori adversity quotient dan psychological well-being pada mahasiswa akhir Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang sedang. Dengan nilai pearson correlation variabel adversity quotient dan psychological well-being sebesar 0.691 dengan signifikan 0.001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya hubungan yang positif antara adversity quotient dengan psychological well-being, artinya semakin tinggi adversity quotient mahasiswa, maka semakin tinggi juga psychological well-being-nya. Begitu juga sebaliknya semakin rendah adversity quotient mahasiswa, maka semakin rendah juga psychological well-being-nya

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

sr

Publisher

Subject

Religion Humanities Environmental Science Social Sciences Other

Description

Jurnal Socio Religia invites scientists, researchers, and students to contribute their research related to the fields of sociology of religion, such as religious society, multicultural society, Conflict, gender, social development, family and relationship, democracy, social movement, urban and rural ...