Fatayat NU merupakan organisasi yang bergerak sebagai bentuk perhatian NU terhadap kaum perempuan supaya mendapatkan didikan agama melalui NU (Nlahdatul Ulama) kebanyakan perempuan di desa Dadapan dahulu tidak mempunyai kegiatan apapun, dengan adanya organisasi Fatayat NU Perempuan mengahabiskan waktu dengan hal-hal yang lebih positif seperti tadarus Al-Qur’an, A;-Barzanji, Yasinan, dan perayaan pada hari-hari besar Islam, dengan mengikuti Fatayat NU diharapkan dapat menjadi perempuan Islam yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, beramal, cakap dan bertanggung jawab serta berguna bagi Agama Nusa dan Bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah seluruh Anggota Fatayat NU yang termasuk didalamnya ada pengurus Fatayat NU Desa Dadapan Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah peran Fatayat NU dalam Pembinaan Perempuan dibidang sosial keagmaan serta pendorong dan penghambat perempuan dalam mengikuti Fatayat NU. Hal ini Penulis menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih subyek-subyek sampelnya, maka sampel dalam penelitian ini adalah Ketua dan wakil ketua Fatayat NU, humas 2 orang dan anggota Fatayat NU Desa Dadapan 5 orang, jumlah sampel terdiri dari 9 orang. Pengambilan kesimpulan menggunakan pendekatan berpikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukan dengan adanya Organisasi Fatayat NU di Desa Dadapan mampu membawa suatu perubahan di masyarakat khususnya kaum perempuan, melalui kegiatan pengajian Al-Barzanji, Tadarus Al-Qur’an, Yasinan, perayaan Harlah NU, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan perayaan hari-hari besar islam lainnya, para perempuan di desa Dadapan mengalami perubahan yang segnifikan yang tadinya belum bisa baca Al-qur’an menjadi bisa, menjadi tau syari’at Islam, menjadi bisa berbicara di depan umum, dan mengisi waktu luang dengan hal-hal positif serta meningkatkan ikatan persaudaraan antar umat. Kegiatan ini sudah berjalan lancar dengan adanya dorongan dari berbagai pihak dan dari keinginan yang timbul dalam diri anggota Fatayat NU namun masih ada kendala baik pada kodrat perempuan itu sendiri maupun fasilitas yang kurang memadai, sebaiknya didalam organisasi fatayat NU terdapat pelatihan usaha-usaha kecil agar perempuan lebih berdaya dalam bidang perekonomian, dan Fatayat NU Desa Dadapan harus mampu mencari wawasan diluar daerah untuk kemajuan Fatayat NU di Desa Dadapan itu sendiri.
Copyrights © 2020