Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) berperan dalam pembangunan sebagai upaya merubah kehidupan masyarakat agar lebih baik dari kondisi masyarakat yang sebelumnya dan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya petani. Saat ini Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) didesa Balairejo sudah berjalan selama 12 Tahun lamanya. Peneliti tertarikĀ mengkaji dan meneliti peran gabungan kelompok tani (Gapoktan) dalam pembangunan desa. Rumusan masalah yang diambil antara lain āBagaimana peran gabungan kelompok tani (Gapoktan) dalam pembangunan desa ?, Apa sajakah faktor pendukung dan faktor penghambat peran gabungan kelompok tani (Gapoktan) dalam pembangunan desa?. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Balairejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Fokus kajian adalah dengan diadakannya program gabungan kelompok tani bisa membantu masyarakat tani dalam merubah kehidupan pertanian yang lebih baik dalam pengolahan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Berdasarkan temuan-temuan yang diteliti dilapangan menunjukan bahwa adanya peran gabungan kelompok tani dalam membantu masyarakat dalam bentuk penyaluran pupuk bersubsidi, bibit dan bajak yang dapat membantu masyarakat dalam pengolahan pertanian sehingga meningkatkan mutu hasil panen dan menambah penghasilan masyarakat petani kemudian faktor pendukung yang sangat mempengaruhi yaitu adanya dana PUAP yang dighibahkan kepada masyarakat, sedangkan hambatannya kurangnya partisipasi anggota terhadap aktivitas gabungan kelompok tani (Gapoktan) sehingga diharapkan Gabungan Kelompok tani (Gapoktan) agar lebih memberikan kepercayaan kepada masyarakat agar dapat menjalankan programnya dengan baik.
Copyrights © 2020