Retensi rekam medis merupakan bagian penting dalam manajemen informasi kesehatan. Pengelolaan retensi yang tidak efektif dapat menyebabkan penumpukan arsip dan pelanggaran terhadap ketentuan penyimpanan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem peringatan otomatis yang dapat membantu petugas rekam medis dalam memantau masa habis retensi secara tepat waktu. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif melalui observasi lapangan dan wawancara informal di RSUD Waluyo Jati. Sistem dirancang dalam bentuk dashboard visual dengan indikator warna (merah, kuning, hijau), notifikasi otomatis, dan fitur pengecualian untuk kasus khusus seperti jiwa, mata, orthopedi, dan visum. Hasil menunjukkan bahwa sistem ini memudahkan petugas dalam mengenali arsip yang mendekati atau melampaui masa retensi, serta memberikan pengingat terhadap arsip inaktif yang perlu dinilai guna. Sistem ini dapat diimplementasikan menggunakan spreadsheet otomatis atau dikembangkan lebih lanjut ke dalam SIMRS. Kata kunci: Retensi, Rekam Medis, Sistem Peringatan, Dashboard
Copyrights © 2025