Media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan akhlak generasi muda di era digital, baik melalui internalisasi nilai-nilai positif maupun penyebaran perilaku negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi media sosial dalam pembentukan akhlak baik dan buruk, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat internalisasi nilai-nilai moral pada generasi muda. Metode yang digunakan adalah studi pustaka sistematis dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan strategi analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah kredibel yang terbit antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral seperti empati, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, terutama jika didukung oleh literasi digital, pengawasan orang tua, serta komunitas digital yang mendidik. Namun demikian, paparan terhadap konten negatif, lemahnya kontrol algoritma, serta minimnya integrasi nilai agama dan budaya lokal dapat menghambat pembentukan karakter yang positif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan edukasi digital yang transformatif dan kolaboratif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Copyrights © 2025