Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio profitabilitas yang terdiri atas Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) terhadap harga saham perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari empat emiten sub sektor rokok, yaitu PT Gudang Garam Tbk, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT Indonesian Tobacco Tbk, dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk yang dipilih dengan purposive sampling. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan publikasi harga saham di BEI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial NPM berpengaruh negatif signifikan, EPS berpengaruh positif signifikan, sedangkan ROA dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 83,6 persen. Hasil ini menegaskan bahwa EPS merupakan sinyal keuangan yang paling dominan dalam sub sektor rokok, sementara NPM justru dipersepsikan negatif oleh pasar. Penelitian ini memperkuat teori sinyal dengan menegaskan pentingnya konteks sektoral dalam menafsirkan informasi keuangan, serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen dan investor untuk lebih memfokuskan strategi dan keputusan investasi pada indikator EPS.
Copyrights © 2024