Brexit adalah salah satu peristiwa politik paling signifikan dalam sejarah Uni Eropa, yang mempunyai dampak besar terhadap stabilitas politik dan integrasi regional. Studi ini menganalisis bagaimana Brexit mempengaruhi dinamika politik Uni Eropa, khususnya dalam hal kebijakan luar negeri, keamanan dan stabilitas institusi. Dengan menggunakan perspektif teori integrasi regional, penelitian ini mengidentifikasi tantangan-tantangan yang muncul setelah Inggris keluar dari Uni Eropa, antara lain meningkatnya skeptisisme terhadap euro, perubahan struktur kelembagaan UE, serta ketimpangan kekuasaan antar negara anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brexit tidak hanya mengguncang tatanan politik Uni Eropa tetapi juga mendorong perubahan kebijakan dan strategi integrasi regional. Uni Eropa menghadapi tantangan dalam menjaga kohesi internalnya, namun di sisi lain juga berupaya memperkuat mekanisme kerja sama untuk menjamin keberlanjutan proyek integrasi. Studi ini menyoroti pentingnya reformasi kebijakan dan adaptasi strategi untuk menjaga stabilitas politik dan memperkuat komitmen negara-negara anggota dalam menghadapi tantangan global.
Copyrights © 2025