Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor makanan dan minuman di Palembang menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah plastik dan penerapan prinsip keberlanjutan. Minimnya pemahaman mengenai akuntansi sosial dan lingkungan menjadi hambatan dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan daya saing usaha. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menerapkan akuntansi sosial dan lingkungan melalui pelatihan berbasis Focus Group Discussion (FGD). Pelatihan diikuti oleh 18 badan usaha UMKM, dengan evaluasi pemahaman dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan menggunakan kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait definisi, manfaat, serta metode pengukuran dampak lingkungan dalam akuntansi sosial dan lingkungan. Selain itu, pelatihan ini membantu UMKM memahami pentingnya penyusunan laporan keberlanjutan untuk meningkatkan akses pendanaan. Program ini efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengelola keberlanjutan usaha. Temuan ini juga mendukung tren global yang mendorong transparansi bisnis dalam aspek sosial dan lingkungan. Meski demikian, dibutuhkan dukungan berkelanjutan berupa pendampingan dan pelatihan lanjutan agar praktik akuntansi sosial dan lingkungan dapat diimplementasikan secara konsisten dalam operasional UMKM.
Copyrights © 2025