Diabetes melitus adalah penyakit yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kenaikan pada glukosa darah dalam tubuhnya. Diabetes melitus yang berangsur lama dapat menimbulkan komplikasi pada beberapa organ tubuh seperti pembuluh darah, jantung, mata serta saraf. Diabetes melitus tipe 2, dimana tubuh tidak mampu menghasilkan insulin yang cukup pada tubuh (World Health Organization 2020). Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskritif yang bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Diabetes Melitus. Subjek Penelitian ini adalah Ny. T yang dirawat di ruangan Anggrek di RSUD F.L Tobing Sibolga dengan dengan diagnose medis Diabetes Mellitus Tipe II dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan peneliti terhadap Ny.T memiliki kondisi kaki dan kuku yang panjang, tebal, kotor dan tajam sehingga dapat menjadi faktor terjadinya luka pada daerah ekstremitas bawah. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan selama 3 minggu. Minggu ke 1 pada tanggal 8 Juli 2024, 15 Juli 2024 dan 22 Juli 2024 telah melakukan intervensi perawatan kaki terhadap pencegahan ulkus diabetikum pada Ny.T yang menderita Diabetes Mellitus di RSUD FL.Tobing Sibolga, menunjukkan hasil kondisi kaki dan kuku secara signifikan yaitu kondisi kaki dan kuku Ny.T sebelum dilakukan intervensi perawatan kaki memiliki kondisi kuku yang panjang, tajam, tebal dan kotor, serta penurunan sensitivitas di beberapa titik pada kedua kaki responden. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah setelah dilakukan intervensi perawatan kaki, kondisi kuku kaki Ny.T menjadi lebih bersih, lebih pendek, lebih terawat dari sebelumnya, dan terjadi peningkatan titik sensitivitas pada kaki kanan dan kaki kiri.
Copyrights © 2025