Produksi kailan setiap tahunnya mengalami fluktuasi, diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi sayuran semakin tinggi menjadikan produktivitas kailan masih rendah. Melalui pengaplikasian pupuk nitrogen dan nanosilika dapat memberikan peningkatan produksi pada tanaman kailan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis nitrogen dan nanosilika terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kailan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu dosis nitrogen meliputi B1 : 60 kg N/ha, B2 : 70 kg N/ha, B3 : 80 kg N/ha dan B4 : 90 kg N/ha dan faktor kedua yaitu dosis nanosilika, meliputi S1 : 0 ml SiO2, S2 : 60 ml SiO2, S3 : 70 ml SiO2 dan S4 : 80 ml SiO2. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, berat konsumsi dan panjang akar. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan sidik ragam 5 % dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5% dan uji polinomial ortogonal. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan nitrogen berpengaruh pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar total, berat konsumsi dan panjang akar, sedangkan aplikasi nanosililka memberikan pengaruh terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan berat konsumsi. namun terdapat interaksi terhadap tinggi tanaman, berat segar dan berat konsumsi.
Copyrights © 2024