Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh masing-masing faktor yang digunakan dalam penilaian tingkat kesehatan Bank Perekonomian Rakyat (BPR), sebagaimana diatur dalam POJK No. 3/POJK.03/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan (TKS) BPR dan BPRS. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR), rasio Non Performing Loans (NPL), rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Good Corporate Governance (GCG), serta Covid-19 sebagai variabel dummy. Variabel terikat dari penelitian ini yaitu kinerja keuangan yang diukur dengan rasio ROA. Populasi riset mencakup PT BPR BKK (Perseroda) Wilayah Karesidenan Surakarta Periode 2018-2024 dengan jumlah sebanyak 6 perusahaan. Dari 6 perusahaan tersebut diperoleh sejumlah 39 data riset dipilih melalui teknik sampel dengan kriteria tertentu. Penelitian ini dilakukan dengan menguji hipotesis melalui analisis regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews versi 12. Hasil penelitian ini menyimpulkan secara parsial variabel CAR, NPL, dan GCG tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan (ROA), sedangkan variabel BOPO dan Covid-19 memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan (ROA) pada PT BPR BKK (Perseroda) di Wilayah Karesidenan Surakarta Periode 2018 – 2024. Sementara itu, variabel CAR, NPL, BOPO, GCG, dan Covid-19 secara bersama-sama memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan (ROA) pada PT BPR BKK (Perseroda) di Wilayah Karesidenan Surakarta Periode 2018 – 2024.
Copyrights © 2025