Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan distribusi pupuk bersubsidi di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun permasalahan distribusi pupuk bersubsidi, termasuk kelangkaan dan harga yang tidak sesuai HET, masih menjadi kendala utama bagi petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran kepada kelompok tani, namun kebutuhan petani belum sepenuhnya terpenuhi karena kuota yang kurang dari kebutuhan sebenarnya. Selain itu, masalah teknis dalam pelaksanaan kebijakan masih muncul akibat kurangnya koordinasi dan kerjasama antaraktor terkait (petani, pengecer, distributor, produsen, dan pemerintah). Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem distribusi, peningkatan ketepatan sasaran, dan penguatan koordinasi antaraktor untuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2025