Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan arsitektur sistem informasi berbasis situs web untuk Apotek Riamin menggunakan pendekatan arsitektur perusahaan dan model TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework – Architecture Development Method). Fokus penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional apotek dan mendukung keberlanjutan apotek dengan mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam proses bisnis manual sebelumnya. Desain ini menerapkan lima fase utama TOGAF ADM: Preliminary Phase, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap pemilik dan karyawan Apotek Riamin, observasi proses bisnis yang sedang berjalan, dan studi literatur untuk mencari referensi mengenai solusi teknologi yang sesuai bagi perusahaan sejenis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Apotek Riamin masih menggunakan metode konvensional dalam pengelolaan transaksi dan inventaris, sehingga menimbulkan banyak kekeliruan seperti keterlambatan dalam memperbarui data dan kesalahan dalam pencatatan stok obat.Hasil dari penelitian ini adalah desain arsitektur yang mencakup tiga komponen utama: Arsitektur bisnis menggambarkan desain ulang proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi. Arsitektur sistem informasi berfokus pada pengaturan aplikasi dan model data untuk memfasilitasi manajemen informasi. Arsitektur teknologi yang mengusulkan perangkat keras, perangkat lunak, dan infrastruktur jaringan yang diperlukan. Diharapkan sistem informasi yang dirancang akan meningkatkan produktivitas, mengurangi ketidakakuratan data, dan memungkinkan manajemen operasi yang lebih mudah dan terintegrasi. Desain ini akan berfungsi sebagai panduan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem yang akan membantu Apotek Riamin beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan daya saing bisnisnya di masa mendatang. Kata Kunci : TOGAF ADM, Enterprise Architecture, Sistem Informasi
Copyrights © 2025