Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kelangkaan biji kopi robusta di Sukabumi Coffee Center (SCC) akibat tingginya permintaan global dan dampak krisis iklim. Masalah ini menyebabkan kenaikan harga bahan baku, keterlambatan pengiriman, dan gangguan operasional. Penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk membantu SCC memilih pemasok terbaik berdasarkan tiga kriteria utama: kualitas, harga, dan waktu pengiriman. Empat supplier yang dievaluasi adalah Supplier Kawah Ijen, Rancabali, Gegerbitung, dan Ciengang. Hasil analisis menunjukkan Supplier Kawah Ijen memiliki skor tertinggi (0,462), unggul dalam semua kriteria. Selain itu, rancangan antarmuka sederhana dibuat untuk mempermudah pengguna dalam mengelola data, memberikan nilai perbandingan, dan melihat hasil perhitungan secara transparan.Sistem ini membuktikan efektivitas metode AHP dalam menghasilkan keputusan yang konsisten, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mengurangi subjektivitas dalam evaluasi supplier. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan strategis di SCC.
Copyrights © 2025