Tree Jaya Farm merupakan usaha peternakan ayam petelur skala kecil yang memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan telur ayam di wilayah Lamongan. Namun, usaha ini menghadapi berbagai tantangan seperti fluktuasi harga telur dan pakan, kualitas telur yang tidak stabil, serta keterbatasan pengetahuan dalam manajemen pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan sembilan elemen Business Model Canvas (BMC) pada Tree Jaya Farm, (2) mengidentifikasi permasalahan dan tantangan utama dalam pengembangan usaha, serta (3) merumuskan strategi pengembangan yang tepat dan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produksi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMC mampu membantu peternak merumuskan model bisnis yang lebih terstruktur, terutama pada aspek proposisi nilai, sumber daya utama, dan hubungan pelanggan. Namun, terdapat beberapa kelemahan seperti ketergantungan pada tengkulak, belum adanya strategi pengembangan pasar, dan pengelolaan biaya yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan diversifikasi saluran pemasaran, program loyalitas pelanggan, penguatan kemitraan pemasok, serta inovasi berbasis digital.
Copyrights © 2025