Penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi berupa ulkus diabetikum, terutama pada kaki. Ulkus ini sulit sembuh akibat gangguan sirkulasi darah dan kerusakan saraf. Tujuan untuk menganalisis perilaku perawatan luka perawat dengan kesembuhan luka ulkus diabetikum. Percobaan ini menerapkan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 30 perawat sebagai partisipan. 56,7% perawat memiliki perilaku perawatan luka yang kurang baik dan 76,7% pasien mengalami kesembuhan luka yang kurang baik. Terdapat hubungan signifikan antara perilaku perawatan perawat dan kesembuhan luka ulkus diabetikum (p = 0,001). Dapat disimpulkan bahwa semakin baik perilaku perawatan luka oleh perawat, semakin tinggi pula peluang kesembuhan luka pada pasien diabetes. Diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam perawatan luka untuk menunjang proses penyembuhan yang optimal.
Copyrights © 2025