Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran dan umur perusahaan terhadap governance responsibility pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman digunakan sebagai sumber data, dan analisis dilakukan menggunakan metode regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap governance responsibility dengan nilai signifikansi 0,609, demikian pula umur perusahaan yang memiliki nilai signifikansi 0,146. Model regresi yang dibangun hanya mampu menjelaskan sekitar 5,9% variasi governance responsibility, dan secara simultan variabel independen tidak memberikan pengaruh signifikan dengan nilai Sig. F sebesar 0,052. Return on Assets (ROA) sebagai Variabel Kontrol memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Governance Responsibility (Skor G), Serta memiliki nilai signifikansi .018 ini berarti semakin tinggi efisiensi perusahaan maka semakin baik pula kualitas tata kelola. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar ukuran dan umur perusahaan berperan penting dalam menentukan governance responsibility pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman tentang aspek tata kelola perusahaan dan implikasinya bagi pemangku kepentingan serta pengembangan riset lebih lanjut di bidang corporate governance.
Copyrights © 2025