Dengan menggunakan pelaporan terintegrasi sebagai penghubung, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana GCG, ukuran perusahaan, dan leverage memengaruhi firm value. Objek penelitian terdiri dari perusahaan-perusahaan yang akan masuk dalam indeks BEI LQ-45 dari tahun 2020 hingga 2023. Delapan puluh perusahaan dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Gagasan tersebut diuji dengan analisis regresi linier dan uji Sobel. STATA versi 17 digunakan untuk melakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan tata kelola perusahaan yang baik membuat pelaporan terintegrasi menjadi lebih baik, ukuran perusahaan memperburuknya, dan leverage keuangan membuatnya menjadi lebih baik tetapi tidak banyak. Penelitian ini juga menemukan tata kelola perusahaan yang baik meningkatkan firm value, ukuran perusahaan menurunkan nilainya, leverage keuangan meningkatkan nilainya, dan pelaporan terintegrasi menurunkan nilainya. Keterkaitan antara GCG, ukuran perusahaan, dan leverage keuangan serta firm value tidak dapat dimediasi oleh pelaporan terintegrasi.
Copyrights © 2025