Abstrak, Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah industri layanan barbershop. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan efisiensi dan kenyamanan dalam mengakses layanan, sistem reservasi daring menjadi solusi yang relevan dan dibutuhkan. BarberXprience merupakan sebuah aplikasi yang dirancang untuk mempermudah proses pemesanan layanan barbershop secara online, sehingga pelanggan dapat melakukan reservasi tanpa harus datang langsung ke lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) aplikasi BarberXprience dengan pendekatan metode Design Thinking, yang terdiri dari lima tahapan utama: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Metode evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kegunaan aplikasi, serta User Experience Questionnaire (UEQ) untuk menilai aspek pengalaman pengguna. Hasil pengujian terhadap 100 responden menunjukkan bahwa skor rata-rata SUS sebesar 50,198 tergolong dalam kategori marginal namun dapat diterima. Selain itu, hasil UEQ menunjukkan penilaian positif pada seluruh aspek yang diukur, yaitu Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Aspek Attractiveness memperoleh skor tertinggi sebesar 1,92, sementara Novelty mencatatkan skor terendah sebesar 1,34. Uji validitas dan reliabilitas terhadap instrumen kuesioner menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,812, yang menunjukkan tingkat konsistensi internal yang tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa prototype BarberXprience memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi aplikasi digital yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2025