Pelayanan administrasi desa yang masih bersifat konvensional mendorong perlunya digitalisasi layanan publik, sejalan dengan tren global transformasi digital dalam sektor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi Village Service berbasis web menggunakan Laravel Filament, guna mempermudah pengelolaan surat, pengaduan warga, dan penyampaian informasi. Metode yang digunakan adalah prototype, yang memungkinkan pengembangan sistem secara bertahap berdasarkan masukan pengguna. Pengujian dilakukan melalui black-box testing untuk validasi fungsionalitas, serta User Acceptance Test (UAT) untuk menilai kepuasan pengguna. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi berhasil dibangun sesuai kebutuhan pelayanan di Desa Cantigi Kulon, dengan nilai UAT dari pengguna umum sebesar 91,82%. Dengan demikian, penggunaan Laravel Filament dan metode prototype terbukti efektif dalam mendukung sistem pelayanan desa yang fungsional dan efisien, serta mendukung agenda digitalisasi pelayanan publik secara berkelanjutan
Copyrights © 2025