Pengelolaan presensi kegiatan kampus secara manual seringkali menghadapi berbagai kendala seperti keterlambatan pencatatan, data yang tidak akurat, dan kurangnya transparansi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini merancang antarmuka pengguna (user interface) aplikasi mobile presensi kegiatan kampus dengan menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode ini terdiri dari lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil dari tahap Empathize dan Define menunjukkan bahwa mahasiswa dan panitia kegiatan kampus membutuhkan sistem presensi yang cepat, akurat, dan mudah digunakan. Berdasarkan temuan tersebut, dirancanglah antarmuka aplikasi dengan fitur utama seperti pemindaian QR Code, riwayat kehadiran, dan notifikasi kehadiran. Prototipe diuji kepada pengguna dan mendapatkan respons positif dalam hal kemudahan penggunaan dan kejelasan tampilan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pengguna dapat menghasilkan solusi antarmuka yang efektif dan relevan untuk kebutuhan presensi di lingkungan kampus.
Copyrights © 2025