Bencana alam dan non-alam dapat menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat, termasuk kerusakan infrastruktur, gangguan layanan dasar, serta risiko sosial dan ekonomi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang masih mengandalkan pengaduan melalui grup WhatsApp, yang menyebabkan kesulitan dalam pendataan dan verifikasi laporan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pelaporan bencana berbasis website guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan data bencana. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini berupa sistem pelaporan bencana berbasis website yang memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian bencana secara real-time, serta mendukung monitoring dan koordinasi antarinstansi terkait. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses respons BPBD terhadap kejadian bencana dan meningkatkan ketepatan data laporan.
Copyrights © 2025