Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kinerja relawan pajak, serta menguji secara empiris peran pelatihan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut pada relawan pajak di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Papua, Papua Barat, dan Maluku (PAPABRAMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Jenis data yang dikumpulkan merupakan data primer. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 119 relawan pajak di wilayah kerja DJP PAPABRAMA, dengan jumlah sampel sebanyak 102 relawan pajak. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Smart Partial Least Square (SmartPLS 4), dengan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja relawan pajak. Namun demikian, pelatihan tidak terbukti secara statistik mampu memoderasi pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kinerja relawan pajak
Copyrights © 2025