JURNAL ILMIAH GEOMATIKA
Vol 23, No 2 (2017)

ESTIMASI KETEBALAN SEDIMEN DENGAN ANALISIS POWER SPECTRAL PADA DATA ANOMALI GAYABERAT

Apriani, Mila ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Julius, Admiral Musa ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Yusuf, Mahmud ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Heryanto, Damianus Tri ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Marsono, Agus ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2018

Abstract

ABSTRAK Penelitian dengan analisis power spectral data anomali gayaberat telah banyak dilakukan untuk estimasi ketebalan sedimen. Dalam studi ini penulis melakukan analisis spektral data anomali gayaberat wilayah DKI Jakarta untuk mengetahui kedalaman sumber anomali yang bersesuaian dengan ketebalan sedimen. Data yang digunakan berupa data gayaberat dari BMKG tahun 2014 dengan 197 lokasi titik pengukuran yang tersebar di koordinat 6,08º-6,36º LU dan 106,68º-106,97º BT. Studi ini menggunakan metode power spectral  dengan mentransformasikan data dari domain jarak ke dalam domain bilangan gelombang memanfaatkan transformasi Fourier. Hasil penelitian dengan menggunakan metode transformasi Fourier  menunjukkan bahwa ketebalan sedimen di Jakarta dari arah selatan ke utara semakin besar, di sekitar Babakan ketebalan diperkirakan 92 meter, sekitar Tongkol, Jakarta Utara diperkirakan 331 meter. Kata kunci: power spectral, anomali gayaberat, ketebalan sedimen ABSTRACT Studies of spectral analysis of gravity anomaly data have been carried out to estimate the thickness of sediment. In this study the author did spectral analysis of gravity anomaly data of DKI Jakarta area to know the depth of anomaly source which corresponds to the thickness of sediment. The data used in the form of gravity data from BMKG 2014 with 197 locations of measurement points spread in coordinates 6.08º - 6.36º N and 106.68º - 106.97º E. This study used the power spectral method by transforming the data from the distance domain into the wavenumber domain utilizing the Fourier transform. The result of the research using Fourier transform method shows that the thickness of sediment in Jakarta from south to north is getting bigger, in Babakan the thickness of the sediment is around 92 meter, in Tongkol, North Jakarta is around 331 meter. Keywords: power spectral, gravity anomaly, sediment thickness

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

GM

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Mathematics

Description

Geomatika (can be called Jurnal Ilmiah Geomatika-JIG) is a peer-reviewed journal published by Geospatial Information Agency (Badan Informasi Geospasial-BIG). All papers are peer-reviewed by at least two experts before accepted for publication. Geomatika will publish in two times issues: Mei and ...