Dinding geser berperan penting dalam meningkatkan kekakuan dan stabilitas struktur bangunan terhadap beban gempa. Penelitian ini membandingkan kinerja struktur beton bertulang 11 lantai tanpa dan dengan dinding geser melalui analisis respons dinamik. Dua model dianalisis: Model 1 tanpa dinding geser dan Model 2 dengan dinding geser yang ditempatkan di area lift, tangga, dan sudut bangunan. Parameter yang ditinjau meliputi Modal Participating Mass Ratio (MPMR), gaya geser dasar, simpangan antar tingkat, pengaruh P-Delta, dan kontrol sistem struktur ganda. Hasil menunjukkan Model 2 memiliki periode getar lebih pendek (1,66 detik) dibanding Model 1 (2,67 detik), serta nilai drift dan rotasi yang lebih rendah. Gaya geser dasar Model 2 lebih besar, menandakan kapasitas lateral yang lebih baik. Model 1 menunjukkan simpangan melebihi batas pada lantai atas, sedangkan Model 2 tetap aman. Nilai koefisien P-Delta pada kedua model di bawah ambang batas, dan sistem struktur ganda pada Model 2 dinyatakan memenuhi kriteria karena kontribusi rangka melebihi 25%.
Copyrights © 2025