Seiring bertambahnya usia, rentannya lansia mengalami penurunan masalah kesehatan seperti berkurangnya fungsi fisik, gangguan mental dan penurunan kemampuan interaksi sosial, sehingga memungkinkan berpengaruh pada kualitas tidur dan kualitas hidup lansia. Kualitas tidur yang buruk sering kali menjadi masalah umum di kalangan lansia, terutama mereka yang mengalami kondisi kesehatan kronis. Kurangnya tidur yang berkualitas dapat memperburuk gejala penyakit, mengurangi kesejahteraan psikologis, menurunkan kemampuan fisik dan mental, serta mempengaruhi kualitas hidup bagi lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur dan kualitas hidup pada lansia dengan penyakit kronis di Kota Banda Aceh. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 278 lansia penyakit kronis yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Short Form (SF-36). Hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa mayoritas lansia memiliki kualitas tidur dengan kategori buruk yaitu sebanyak 188 (67,6%) dan 90 (32,4%) lansia memiliki kualitas tidur baik dan sebahagian yang lain lansia memiliki kualitas hidup dengan kategori baik yaitu 184 (66,2%) lansia dan 94 (33,8) lansia memiliki kualitas hidup buruk. Direkomendasi kepada petugas kesehatan puskesmas untuk selalu memonitor perkembangan kesehatan lansia dengan penyakit kronis agar terhindar dari komplikasi.
Copyrights © 2025